Hai, selamat datang di blog aku, disini aku akan cerita semua tentang aku dan yang aku sukai :) Terima Kasih telah berkunjung! ^_^

Jumat, 14 September 2012

Musik Menurutku

Yeah... Kalau ngomong masalah musik itu banyak jenisnya dan akan terus berkembang selagi masih ada inspirasi dari orang-orang yang mencintainya. Terus terang ayahku sudah mengenalkan aku pada musik dari kecil. Pertama sih memang cuma sekedar bisa udah cukup. tapi ternyata dari setiap ketukan dan nada memiliki arti dan keharmonian yang sangat indah... Semakin kita suka dan menjiwai dalam memainkan musik itu, maka dia akan makin kompak sama kita. Nah, alat musik yang aku sukai adalah gitar. Sudah banyak kesenangan yang kurasakan bersama gitar. kata ayah "Kalau main gitar jangan didihafal tapi pake feeling, karna gitar itu kita yang kuasain, bukan kita terpaku untuk menghafal! Kaya mau ulangan!". Ayah ngomong gitu terus... dari yang terpesona, hafal, sebel, sampai akhirnya aku tau maksud ayah itu. Tapi sampai sekarang, aku masih belajar musik karena masih banyak yang belum aku ketahui. Malah ayah masih sering bilang kalau aku masih bodoh dalam bermusik *jahatT-T .

Ini jenis-jenis musik yang aku bisa bilang wow hehehe...

Jazz  

Nah, musik kesukaan ayah aku ini berasal dari penggabungan dari musik blues, ragtime dan musik eropa, musik jazz biasanya terkesan mapan, nada dan harmonisasinya mencerminkan kehidupan atau alam juga bernuansa romantis. Biasanya untuk memainkan musik ini membutuhkan chord atau nada yang tidak umum.

Pop

Kalau ini temen-temen pasti udah tau dong... musik ini paling terkenal di kalangan remaja... Musik pop memiliki tempo dan nada yang mudah dipelajari. tergantung yang mengkreasikannya, pop bisa menjelma menjadi lagu yang sangat harmonis, senang, sedih, dan romantis... Pop juga termasuk musik yang sendu seperti jazz.

Kroncong

Keroncong merupakan nama dari instrumen musik sejenis ukulele dan juga sebagai nama dari jenis musik khas Indonesia yang menggunakan instrumen musik keroncong, flute, dan seorang penyanyi.Asal-usul
Akar keroncong berasal dari sejenis musik Portugis yang dikenal sebagai fado yang diperkenalkan oleh para pelaut dan budak kapal niaga bangsa itu sejak abad ke-16 ke Nusantara. Dari daratan India masuklah musik ini pertama kali di Malaka dan kemudian dimainkan oleh para budak dari Maluku. Melemahnya pengaruh Portugis pada abad ke-17 di Nusantara tidak dengan serta-merta berarti hilang pula musik ini. Bentuk awal musik ini disebut moresco (sebuah tarian asal Spanyol, seperti polka agak lamban ritmenya), di mana salah satu lagu oleh Kusbini disusun kembali kini dikenal dengan nama Kr. Muritsku, yang diiringi oleh alat musik dawai. Musik keroncong yang berasal dari Tugu disebut keroncong Tugu. Dalam perkembangannya, masuk sejumlah unsur tradisional Nusantara, seperti penggunaan seruling serta beberapa komponen gamelan. Pada sekitar abad ke-19 bentuk musik campuran ini sudah populer di banyak tempat di Nusantara, bahkan hingga ke Semenanjung Malaya. Masa keemasan ini berlanjut hingga sekitar tahun 1960-an, dan kemudian meredup akibat masuknya gelombang musik populer (musik rock yang berkembang sejak 1950, dan berjayanya musik Beatle dan sejenisnya sejak tahun 1961 hingga sekarang). Meskipun demikian, musik keroncong masih tetap dimainkan dan dinikmati oleh berbagai lapisan masyarakat di Indonesia dan Malaysia hingga sekarang.

Melayu

Musik ini memiliki tempo dan harmonisasi yang rumit... musik melayu ini memiliki ciri dari cengkok lagu atau penyanyanyi dan suara gendang. Suara gendang pada musik ini merupakan ciri khas dari musik melayu yang memberikan kesan kuat untuk berjoget dan berdendang. Musik ini termasuk musik Indonesia, yang sekarang dikenal sebagai musik Dangdut. Sayangnya pada jaman modern ini, anak muda Indonesia banyak yang tidak tertarik pada musik ini. Sebenarnya banyak juga yang salah menilai bahwa Dangdut harus atau cenderung bernuansa sexy... huh padahal musik melayu atau dangdut ini susah banget di maininnya loh... kalau mainin musik ini selalu berantakan dan nggak bisa sambil nyanyi... otak.a belom kebagi soalnya. *eehhh

masih banyak sih sebenernya jenis musik yang lain, tapi kata Bu Guru, kalau belajar itu jangan langsung semua, tapi perlahan takut nanti muntah... Semua musik itu nggak ada yang jelek, cuma tergantung orang yang menciptakan lagu dari musik itu dan kematangan lagu itu sendiri. Banyak yang menciptakan lagu dalam waktu singkat dan langsung terkenal... tapi hanya semusim saja... kalau aku sih suka The Beatles hahaha :D


   

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar